7/3/12

Serpihan Kayu


Serpihan kayu itu menancap dalam
Menyimpannya bagai neraka
Membuangnya sungguh menyiksa

Keparat...
Umpat dalam sekarat
Tergopoh nafas ini imbangi hari-hari

Berlalu waktu rasa nyeri bahu membahu
Pudar jiwa tak berwarna
Hanya karena serpihan kayu hina...

Entah bagaimana meniadakannya
Ada baiknya diri ini ku tiadakan saja
Semoga...serpihan itu musnah dengan sendirinya
Bersama rayap yang gerogoti raga




7/1/12

Plesiran di jepara siip tenan...


11/18/11

Bunda (Tugas Bhs Ind puisi anak)



Bunda
Linang airmatamu adalah doa
Letihmu sejuta asa
Telapak kakimu adalah sorga
Bunda…
Hatimu berkilau cahaya
Walau banyak kau telan lara
Tak kau hirau derita jiwa
Apakah sebenarnya terbuat hatimu
Apakah arti linang airmata di pipimu
Tak letihkah engkau menjagaku
Bunda,semoga Tuhan kabulkan segala doa



Kereta Api (Tugas Bhs Ind puisi anak )





Suaramu bising mendesing
Mencicit kepayahan saat mencoba berhenti
Kulitmu mengelupas karena panas
Dan kacamu penuh tambalan karena hujan batu kemarin

Walaupun begitu
Tak jemu kami menunggumu
Panas dan pengab penuh berjejalan
Menikmati kenyamanan sederhana yang kau punya


Wahai kereta apiku
Teruslah melaju menderu
Menerjang angin dan tangan-tangan jahil
Apapun dirimu aku mencintaimu…