10/28/09

DON'T CRY AGAIN.....

Takdir manusia terus berputar
kadang menampak terkadang samar
mungkinpun halus terkadang kasar
hadapi saja lalu bersabar

Sedih di hati adalah lumrah
duduk simpuhlah lalu berpasrah
tegarkan hati janganlah lemah
tunjukkanlah jiwa yang tabah

Bayangan lalu boleh di ingat
namun janganlah engkau terhambat
karena nasib telah tersurat
ucapkan doa ikatlah niat

Jangan terbuai hayal yang indah
karena hanya membuat lelah
dukanya jiwa bertambah parah
akhirnya Tuhan kau anggap salah

Kalau ujian datang tiba-tiba
serasa hidup tiada guna
namun ingatlah Tuhan mencoba
agar manusia makin dewasa

Mari beranjak lalu bernyanyi
usah dirasa lukanya hati
lihatlah pagi telah menanti
janganlah engkau menangis lagi

9/16/09

prasangka

Jika Tuhan tak melarang
akan kupakai air matamu untuk berwudlu
bagaimana lagi kubuktikan
agar engkau memaafkan

cermin parasmu kusam berbalut ragu
seakan terkelupas setiaku padamu
tak adalagi tirai
tiada lagi hasrat membara

wahai prasangka yang menggila
hendak kaumainkan hina antara jiwa
gelas cintaku telah retak
bersama hangat prasangka antara kita

8/31/09

Jingga


Jingga....
Pengap mendekam dalam hati
sesak menyeruak dalam relung urat nadi
liar hasrat dalam kelana
hampa maya lama kuraba
lenguh penuh peluh
sesekali keluh aku mengeluh

Jingga....
Takkah kau jua meraba rasa
adakah namaku di senandung mu
bagiku hatimu,ragamu,rasamu adalah mimpiku
semoga cinta tak melukaimu




8/15/09

Agustus

Agustus datang kembali
Bersama balap karung dan balap kelereng
Celoteh ria pelosok negeri
Tua muda turut berlomba

Entah berapa sarung robek bersama tawa
Ribuan meter rafia untuk berlomba
Ratusan galon cat untuk berpesta
Selanjutnya merana jua

Agustus datang kembali
Bersama mimpi dan fatamorgana
Ungkapan rasa dalam sehari
berpesta pora berfoya-foya

Rupiah terbang melayang
Seiring musik bergoyang riang
Agustus datang semua senang