12/15/10

SYAIR PENANTIAN...


Kaki telah menempuh jauh
rangkaian asa terlewati begitu saja
helaan nafas terlepas mengawang
terbuang hilang...
Harapku hanyalah menanti
menuang harap dalam genggaman takdir
mencoba meraih menggapai mimpimu
apakah hatimu sebeku salju?
Secangkir rindu yang kubawa
tak mampu hilangkan haus dahaga
yang kupunya hanya seikat cinta
selebihnya aku tiada...
Wahai langkah yang lelah
mari berhenti dari mimpi
semu sajalah sebenarnya adanya
bukankah cinta tak harus bersama.


 

11/22/10

Untuk Cinta....

Cinta...
lihatlah asa telah mengikat segala
menapak tiap jejak-jejak rindu tak tentu
warna tiap mega hanyalah dirimu
adakah di hatimu semburat cinta walau sebutir debu?
Cinta...I love you

11/5/10

Untuk-MU


Mengurai takdirMU
seperti...
menari dalam resah
mencoba menggapai benang takdir
namun akhirnya...
kusut dalam keluh rasanya
Wahai Engkau yang menjaga asa
luluh lantakkan saja negeri ini
hancur dan bakar saja asa kami
lempar kami dalam nista dunia
semoga setimpal pula tumbal kami
untuk INDONESIA RAYA ...

10/10/10

Ambang...

Pagi menapak mentari tampak
sekelumit mega mengambang dalam terang
luruh daun randu membelah rindu
para pelalu-pelalu pagi itu...
Kota ini hampir mati
menjarah bahagia tiap raga
pilu menyatu tiap waktu
sedih,pedih,mendidih...
kering telah air dalam mata
keringat mengumpat tiap saat
tersumbat sekarat dalam hasrat
wahai Nun yang serba Maha
kami puja deritaMu
kami lalui jalanMu
semoga terjal ini sepadan pada akhirnya
Amiin....