10/25/12

Menyusul Jokowi, Pak Camat Buru-buru Naik Ojek

Lagi-lagi M. Anwar, Camat Senen, Jakarta Pusat, kerepotan, Rabu, 24 Oktober 2012 pagi hari. Sehari sebelumnya Anwar harus terburu-buru menyusul Gubernur DKI Joko Widodo yang salah alamat dalam inspeksi mendadak ke kantornya.

Pagi tadi, dia harus mengejar Jokowi yang sidak lagi ke wilayahnya, Puskesmas Kramat. Ceritanya, Anwar yang sedang di kantor, dikagetkan oleh pesan singkat warganya. "Pak Camat, ada Pak Gubernur, nih," Anwar menirukan bunyi SMS itu."

Jokowi memang memulai Rabu pagi dengan kunjungan mendadak ke kantor kelurahan dan Puskesmas Paseban. Lalu kunjungan dilanjutkan ke Puskesmas Kramat. "Bapak kalau datang enggak bilang-bilang, nyelonong-nyelonong saja," dia berkata kepada Tempo.

Namun, apa boleh buat. Ia harus mendampingi gubernur yang datang ke wilayahnya sebagai bagian tugas dia. "Pimpinan hadir, kan, harus saya dampingi."

Akhirnya Anwar menuju mobil. Waktu itu sekitar pukul 08.30 WIB. Jalanan macet menghadang Anwar. "Saya kejar ke (Paseban), ternyata sudah geser ke Kramat."

Tak ada pilihan lain, spontan ia menumpang ojek. Untungnya, dia bisa segera tiba di lokasi. Anwar sempat menemui Jokowi selama sepuluh menit. Apalagi, tukang ojeknya bekerja sama. Anwar tak perlu bayar. "Mungkin melihat saya pakai seragam camat, jadi langsung saja," kata dia tertawa.

Anwar bilang, selain memeriksa pelayanan puskesmas, gubernur bertubuh kurus itu juga sempat memeriksa tensi darah. "Katanya normal."

Meski ngos-ngosan, Anwar mengaku tak keberatan dengan polah gubernur. Dia sebut itu motivasi. "Kami jadi lebih termotivasi, jadi semangat," katanya. Anwar tak mampu mengeluh. "Ada apa pun harus siap. Saya, kan, enggak bisa atur pimpinan."

Anwar masih ingat pesan Jokowi padanya pagi tadi. "Pak Jokowi bilang, ''Kerja baik, Pak Camat, silakan di kantor saja. Saya enggak usah didampingi. Pak Camat melayani masyarakat saja dengan baik. Saya ditinggal saja''."
(sumber :  http://www.tempo.co)


 Minta bantuannya...Iklan di halaman ini di klik yaa...Terimakasih

10/16/12

5 Cerita Lucu dan Aneh Tentang Jokowi

5 Cerita Lucu dan Aneh Tentang Jokowi - Sebelum menjabat sebagai walikota Solo dan melenggang ke putaran kedua Pilgub DKI versi quick count, Jokowi (51) joko widodo bukan siapa-siapa. Ia adalah sosok apa adanya. Berikut kisah lucu pengusaha mebel sarjana kehutanan UGM yang mungkin agak aneh dilakukan seorang pejabat.

1. Hormat Grak!
Pada periode pertama (2005-2010) sebagai walikota Solo, Jokowi dilantik pada hari Jumat. Sabtu-Minggu libur. Senin pertama, Jokowi jadi inspektur upacara (irup). Semua proses lancar kecuali urusan hormat-menghormat. Saat komandan memerintahkan hormat, Jokowi hormat.
Jokowi terus menghormat, lupa bahwa perintah komandan upacara sangat tergantung seberapa lama irup menghormat. "Kok nggak turun-turun tangan," pikir Jokowi kala itu.

Beberapa peserta mulai tersenyum. Staf memberi kode agar Jokowi menurunkan tangan. Jokowi lantas menurunkan tangan dan komandan upacara pun meneriakkan, "Tegak Grak!" Penghormatan itu terjadi lebih dari satu menit, di luar batas kepantasan dalam upacara apapun.

2.Terjaring RaziaMeski mempunyai ajudan, Jokowi kadang enggan memakai protokoler. Suatu waktu ia bersepeda motor keliling kota. Di tengah jalan terlihat kerumunan orang. Saat melintas, Jokowi dihentikan polisi. Laiknya pengendara biasa, Jokowi menghentikan motornya dan mengeluarkan
surat-surat kendaraan dan KTP.
Polisi itu kemudian memeriksa. Ia baru tahu kalau pengendara motor tersebut adalah Jokowi setelah mengecek surat-surat kendaraan dan KTP. Karena saking banyaknya yang harus diperiksa atau memang tampang Jokowi memang tidak seperti walikota, Pak Polisi?

3. Manjat Pagar

Acara Pemkot kadang sampai malam. Pernah saat Jokowi pulang terlalu larut, pintu gerbang rumah dinas walikota, Loji Gandrung, tertutup rapat. Penjaga tak membukakan pintu meski dibel beberapa kali. Bukannya jengkel, Jokowi malah masuk ke rumah dinas dengan cara
meloncat pagar.
Aksi panjat pagar juga dilakukan saat Jokowi datang ke acara live Opera Van Java di Stadion R Maladi Solo. Jokowi tidak bisa masuk karena masyarakat berjubel. Ajudan ingin menyingkap kerumunan massa, tapi Jokowi melarang. Sang walikota pecinta musik metal itu memanjat
pagar yang sepi penonton untuk bisa masuk stadion.


4. Paranormal?Ketika menghadiri acara di sebuah kampung, staf menelepon ke Jokowi dan bilang bahwa di rumah dinas ada beberapa orang. "Cepat, Pak. Mereka sekarang ada di garasi," kata staf itu. "Katanya ada yang kesurupan," imbuh sang staf. Jokowi geleng-geleng kepala. "Masak
walikota disuruh ngurusi orang kesurupan," pikirnya.
Jokowi mempercepat acaranya, kemudian pulang. Di rumah dinas, beberapa orang terlihat was-was. Jokowi was-was juga tapi berusaha tenang. Dia masuk ke rumah dinas dan mengambil es dari kulkas. Dia meminta ajudan mengompres anak yang kesurupan dengan es. Karena hasilnya kurang mantap, Jokowi meminta beberapa orang mengangkat anak itu ke ruang
tamu. Diusapnya wajah anak itu dengan es. Ajaibnya, anak itu langsung bangun dan mengucap terima kasih.
"Tapi tolong, cerita ini jangan kedengaran banyak orang. Bisa-bisa rumah dinas saya penuh orang kesurupan," kata Jokowi enteng.


5. Jadi 'Dukun'Seorang perempuan membawa anak datang ke kantor Jokowi di Balaikota Solo. Perempuan itu mengaku ingin bertemu dengan sang walikota. Ketika dikabari staf, Jokowi pun keluar. "Anak saya sakit, Pak. Panas. Nyebut-nyebut nama Pak Jokowi. Tolong disembuhkan," kata Jokowi
menirukan ucapan sang perempuan.
23 Tahun menjadi pengusaha mebel dan menjadi walikota, tentu bukan bekal untuk bisa menyembuhkan 'penyakit' anak tersebut. Tapi Jokowi tak hilang akal. Dia masuk ke ruangan dan kembali sambil mengusap kepala anak itu. "Sudah, sembuh!" Besoknya Jokowi meminta ajudan mengecek nasib anak itu dan hebatnya, anak tersebut sembuh. "Sakti juga saya. Padahal nggak saya apa-apakan," kata Jokowi

Monyet Jepang Mandi Spa, he he he


Gan...mo temani kami SPA ?
nie dia monyet millenium.,,, 













3 orang berhasil kabur dari penjara terkejam alcatraz

yang tau penjara alcatraz?
yang belom tau bisa baca di bawah ini:


Alcatraz-San Francisco, AS
Berdiri di atas sebuah pulau batu California San Francisco. Sejak diresmikan pada tahun 1933, tempat ini digunakan sebagai penjara oleh pemerintah Amerika selama 30 tahun dan dikenal sebagai penjara yang ketat. Penjahat-penjahat paling berbahaya kerap menjalani hukuman di tempat ini. Namun pada awal tahun tujuhpuluhan, penjara ini hampir luput dari perhatian, hingga kemudian tempat yang semula menakutkan ini berubah menjadi tujuan wisata internasional dan domestik. Nuansa seram dan sisa-sisa penahanan pada masa lampau berhasil menarik paling tidak satu juta orang setiap tahunnya (sekitar tahun 90-an) berkunjung ke tempat ini.
‘The Rock’, sebutan kedua untuk Alcatraz, penjara yang memiliki sistem paling ketat di zamannya.

http://i667.photobucket.com/albums/vv35/Ryoaditya/alcatraz-prison-picture.jpg

http://i667.photobucket.com/albums/vv35/Ryoaditya/PICT0048.jpg

http://i667.photobucket.com/albums/vv35/Ryoaditya/GOGA-AlcatrazNPSphoto.jpg






http://i667.photobucket.com/albums/vv35/Ryoaditya/ABS2.jpg  


Minta bantuannya...Iklan di halaman ini di klik yaa...Terimakasih